Penciptaan karya seni batik tulis merupakan salah satu upaya dalam melestarikan dan mengembangkan budaya lokal melalui inovasi pada produk sandang. Ornamen Simalungun sebagai salah satu warisan budaya masyarakat Simalungun memiliki bentuk, makna, dan nilai estetis yang dapat dikembangkan menjadi motif batik tulis. Penciptaan ini bertujuan untuk mengembangkan ornamen Simalungun kedalam motif batik tulis serta mengaplikasikannya sebagai bahan sandang rompi wanita yang memiliki nilai fungsi, estetika, dan budaya. Metode yang digunakan dalam penciptaan karya ini meliputi tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Tahap eksplorasi dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai berbagai ornament Simalungun beserta makna filosofinya. Tahap perancangan meliputi pembuatan sketsa dan pengembangan motif yang disesuaikan dengan kebutuhan desain rompi wanita. Selanjutnya, tahap perwujudan dilakukan melalui proses pembuatan batik tulis yang terdiri atas pemindahan pola kekain, pencantingan, pewarnaan dengan teknik colet menggunakan pewarna Remasol, penguncian warna, dan pelorodan. Hasil karya kemudian diaplikasikan pada produk sandang berupa rompi wanita. Hasil penciptaan berupa 12 karya kain batik tulis dengan motif yang terinspirasi dari ornamen Simalungun dan dikembangkan melalui pengolahan bentuk, warna, serta komposisi yang beragam. Karya-karya tersebut diwujudkan sebagai bahan sandang rompi wanita yang menampilkan karakter budaya Simalungun dalam bentuk busana yang lebih modern. Penciptaan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pelestarian budaya daerah sekaligus memperkenalkan ornamen Simalungun kepada masyarakat melalui media batik tulis dan produk fashion
Copyrights © 2026