Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam hal transaksi keuangan digital. Di balik kemudahan tersebut, muncul ancaman serius berupa kejahatan digital berbasis AI yang terus berkembang dengan modus yang semakin canggih dan sulit dikenali oleh masyarakat awam. Ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam Majlis Ta'lim Auladina, Jl. Masjid Darruttaqwa, Gg. Perin, Depok, merupakan kelompok yang aktif menggunakan smartphone dan aplikasi keuangan digital dalam keseharian, namun memiliki keterbatasan pemahaman terhadap ancaman kejahatan digital berbasis AI. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan literasi keuangan digital yang berfokus pada pengenalan modus penipuan berbasis AI seperti deepfake, voice cloning, phishing otomatis, serta penipuan di marketplace online, beserta dampaknya terhadap keamanan finansial keluarga. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2026 di aula pemukiman warga Jl. Masjid Darruttaqwa, Gg. Perin, Depok, dengan metode penyuluhan interaktif menggunakan media presentasi PowerPoint. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kewaspadaan peserta terhadap ancaman kejahatan digital, serta terbentuknya kesadaran kolektif untuk melindungi keamanan finansial keluarga dari ancaman penipuan berbasis teknologi AI yang terus berkembang
Copyrights © 2026