Indonesian Journal of Administration and Health Research
Vol. 1 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Administration and Health Research

Youth Literacy Regarding the Dangers of Casual Sex for Health in Pontianak: Literasi Remaja Terkait Bahaya Seks Bebas Bagi Kesehatan di Pontianak

Ridha Mardiyani (ITEKES Muhammadiyah West Kalimantan, Pontianak, West Kalimantan, 78117, Indonesia)
Riki Fahriza (ITEKES Muhammadiyah West Kalimantan, Pontianak, West Kalimantan, 78117, Indonesia)
Sri Ariyanti (ITEKES Muhammadiyah West Kalimantan, Pontianak, West Kalimantan, 78117, Indonesia)
Lidia Hastuti (ITEKES Muhammadiyah West Kalimantan, Pontianak, West Kalimantan, 78117, Indonesia)
Ditha Astuti Purnamawati (ITEKES Muhammadiyah West Kalimantan, Pontianak, West Kalimantan, 78117, Indonesia)
Almumtahanah (ITEKES Muhammadiyah West Kalimantan, Pontianak, West Kalimantan, 78117, Indonesia)



Article Info

Publish Date
05 Dec 2024

Abstract

Adolescence is a transitional period with rapid growth, where failure to adapt can lead to the risk of juvenile delinquency, including promiscuous sexual behavior, especially in the midst of increasing cases of child marriage. Internal factors such as lack of attention from parents and adolescent curiosity about sexual life can endanger them if not balanced with adequate knowledge. This study aims to describe the level of knowledge about the dangers of free sex among students of SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. By using Probability sampling method and Quota Sampling technique, the study involved 88 respondents. The results showed that the majority of respondents were 15 years old, with a higher proportion of females than males. The level of knowledge of students about the dangers of free sex was dominated by the good category, with 71 people (80.7%) having adequate knowledge, while 17 people (19.3%) had sufficient knowledge. It is recommended that educational institutions design a comprehensive sex education curriculum and involve the health department to provide sex-related education. Students are expected to increase self-awareness and instill Islamic values. This research can also be the basis for further studies on the role of parents in adolescents' knowledge about the dangers of free sex.Masa remaja adalah periode transisi dengan pertumbuhan yang cepat, di mana kegagalan adaptasi dapat menyebabkan risiko kenakalan remaja, termasuk perilaku seks bebas, terutama di tengah meningkatnya kasus pernikahan usia anak. Faktor internal seperti kurangnya perhatian dari orang tua dan rasa ingin tahu remaja tentang kehidupan seksual dapat membahayakan mereka jika tidak diimbangi dengan pengetahuan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan tentang bahaya seks bebas di kalangan siswa/siswi SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Dengan menggunakan metode Probability sampling dan teknik Quota Sampling, penelitian melibatkan 88 responden. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 15 tahun, dengan proporsi perempuan yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Tingkat pengetahuan siswa/i tentang bahaya seks bebas didominasi oleh kategori baik, dengan 71 orang (80,7%) memiliki pengetahuan yang memadai, sementara 17 orang (19,3%) memiliki pengetahuan cukup. Disarankan agar institusi pendidikan merancang kurikulum pendidikan seks yang komprehensif dan melibatkan dinas kesehatan untuk memberikan edukasi terkait seks. Siswa/i diharapkan meningkatkan kesadaran diri dan menanamkan nilai-nilai Islami. Penelitian ini juga dapat menjadi dasar untuk studi selanjutnya mengenai peran orang tua dalam pengetahuan remaja tentang bahaya seks bebas.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

ijahr

Publisher

Subject

Description

Indonesian Journal of Administration and Health Research is a globally peer-reviewed journal committed to advancing and disseminating scientific research in the field of health administration and related health research. The scope includes health service management, health policy, health information ...