Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkontribusi terhadap perubahan parameter perairan melalui pelepasan limbah termal dan polutan lainnya. Penelitian ini menganalisis distribusi parameter fisika-kimia di sekitar PLTU Muara Karang, Teluk Jakarta, untuk mengevaluasi dampak lingkungan akibat aktivitas PLTU. Pengambilan sampel dilakukan pada sembilan stasiun, dengan parameter yang diukur mencakup suhu, salinitas, kecerahan, kekeruhan, pH, dan oksigen terlarut. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson, uji ANOVA, dan pemetaan spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu tertinggi ditemukan di stasiun yang berada di jalur pembuangan air pendingin PLTU, yang berkontribusi terhadap penurunan oksigen terlarut. Korelasi negatif yang signifikan ditemukan antara suhu dan oksigen terlarut, serta antara kekeruhan dan oksigen terlarut. Analisis varians menunjukkan perbedaan signifikan antar stasiun dalam parameter suhu, salinitas, kecerahan, dan kekeruhan (p<0,05). Hasil ini menegaskan bahwa aktivitas PLTU memberikan dampak nyata terhadap kualitas perairan sekitar, terutama dalam meningkatkan stres termal dan sedimentasi. Studi ini menyoroti pentingnya penerapan strategi mitigasi, seperti sistem pendinginan yang lebih efisien, untuk mengurangi dampak lingkungan dari PLTU di wilayah pesisir. Power plants contribute to changes in water quality through the release of thermal effluents and other pollutants. This study analyzes the spatial distribution of physicochemical parameters around the Muara Karang Power Plant, Jakarta Bay, to evaluate its environmental impacts. Water sampling was conducted at nine stations, measuring temperature, salinity, turbidity, water clarity, pH, and dissolved oxygen. Data analysis included Pearson correlation, ANOVA, and spatial mapping. The results indicate that the highest temperatures were recorded at stations near the plant’s cooling water discharge points, leading to a significant decrease in dissolved oxygen levels. A strong negative correlation was observed between temperature and dissolved oxygen, as well as between turbidity and dissolved oxygen. ANOVA results revealed significant differences among stations for temperature, salinity, water clarity, and turbidity (p < 0.05). These findings confirm that the power plant's activities have a notable impact on water quality, particularly by increasing thermal stress and sedimentation. This study highlights the need for mitigation strategies, such as more efficient cooling systems, to minimize the environmental impact of power plants on coastal ecosystems.
Copyrights © 2025