Pantai wisata rentan terhadap tekanan aktivitas antropogenik yang berkontribusi terhadap akumulasi sampah laut. Pantai Kenjeran, Surabaya, memiliki dua kawasan wisata dengan sistem pengelolaan berbeda, yaitu Taman Hiburan Pantai Kenjeran (THP Kenjeran) yang terkelola dan Pantai Kenjeran Taman Suroboyo (Pantai KTS) yang tidak terkelola. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik sampah laut dan membandingkan tingkat kebersihan pantai pada kedua kawasan tersebut. Metode purposive sampling diterapkan melalui penyisiran sampah pada zona backshore dan foreshore. Data jenis sampah dan indeks kebersihan pantai dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan jumlah sampah di pantai tidak terkelola lebih tinggi dibandingkan pantai terkelola, dengan dominasi sampah plastik dan karet. Nilai indeks kebersihan mengindikasikan THP Kenjeran tergolong bersih, sedangkan Pantai KTS tergolong kotor. Perlu adanya pengelolaan sampah terpadu dan pelibatan masyarakat untuk meningkatkan kebersihan pantai tidak terkelola.
Copyrights © 2026