Karakteristik fisik tanah yang sesuai untuk perkembangan perakaran tanaman kopi akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman kopi. Penurunan produksi kopi di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, mendasari analisis kesesuaian lahan pada zona perakaran. Analisis zona perakaran kopi difokuskan pada sifat fisik tanah yaitu kedalaman tanah efektif, berat jenis tanah, porositas tanah, dan tekstur tanah. Kegiatan survei tanah dilakukan pada 10 titik pengamatan di perkebunan kopi Robusta produktif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa sifat fisik tanah menunjukkan korelasi yang nyata dengan produksi kopi, khususnya berat jenis tanah pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm, porositas tanah pada kedalaman 30-60 cm, dan persentase fraksi pasir.
Copyrights © 2023