Taman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu inisiatif strategis dalam memanfaatkan lahan pekarangan untuk meningkatkan kesehatan dan ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain hipotetik TOGA yang dapat diimplementasikan di lingkungan masyarakat. Pendekatan partisipatif digunakan dalam proses perancangan, di mana masyarakat dilibatkan dalam pemilihan tanaman obat, desain tata letak, serta pengelolaan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TOGA memberikan manfaat kesehatan melalui pengurangan ketergantungan pada obat kimia serta meningkatkan kemandirian keluarga dalam mengelola kesehatan. Selain itu, TOGA memiliki potensi ekonomi dengan menjadikan tanaman obat sebagai produk bernilai ekonomi, seperti minuman herbal dan produk perawatan kesehatan. Beberapa kendala yang ditemukan terkait keterbatasan lahan dan pengetahuan masyarakat diatasi melalui desain vertikal dan pelatihan intensif tentang budidaya tanaman obat. Dengan demikian, desain TOGA ini tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga berkelanjutan, serta dapat diimplementasikan di berbagai lingkungan masyarakatTaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu inisiatif strategis dalam memanfaatkan lahan pekarangan untuk meningkatkan kesehatan dan ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain hipotetik TOGA yang dapat diimplementasikan di lingkungan masyarakat. Pendekatan partisipatif digunakan dalam proses perancangan, di mana masyarakat dilibatkan dalam pemilihan tanaman obat, desain tata letak, serta pengelolaan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TOGA memberikan manfaat kesehatan melalui pengurangan ketergantungan pada obat kimia serta meningkatkan kemandirian keluarga dalam mengelola kesehatan. Selain itu, TOGA memiliki potensi ekonomi dengan menjadikan tanaman obat sebagai produk bernilai ekonomi, seperti minuman herbal dan produk perawatan kesehatan. Beberapa kendala yang ditemukan terkait keterbatasan lahan dan pengetahuan masyarakat diatasi melalui desain vertikal dan pelatihan intensif tentang budidaya tanaman obat. Dengan demikian, desain TOGA ini tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga berkelanjutan, serta dapat diimplementasikan di berbagai lingkungan masyarakat.
Copyrights © 2024