Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Activity Based Costing (ABC) dalam penentuan tarif ojek online InDrive di Kabupaten Purwakarta serta membandingkannya dengan metode tradisional dan perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) berdasarkan rumus Departemen Pekerjaan Umum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap pengemudi ojek online InDrive di Purwakarta. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan membandingkan komponen biaya yang timbul pada setiap metode perhitungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Activity Based Costing memberikan perhitungan biaya yang lebih akurat karena mengalokasikan biaya berdasarkan aktivitas yang benar-benar dilakukan pengemudi, meliputi biaya penyusutan kendaraan, penyusutan telepon seluler, bahan bakar, telekomunikasi, komisi aplikasi, perawatan kendaraan, dan pajak kendaraan. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa tarif yang diterima pengemudi InDrive di Purwakarta masih berada di atas tingkat markup yang diharapkan, sehingga aktivitas operasional masih memberikan keuntungan bagi pengemudi. Dengan demikian, metode Activity Based Costing dinilai lebih efektif dalam menentukan tarif jasa transportasi online dibandingkan metode tradisional karena mampu menghasilkan informasi biaya yang lebih relevan dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat bagi pengemudi maupun pihak terkait.
Copyrights © 2025