Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas produksi serta menganalisis peningkatan efisiensi biaya dan profitabilitas melalui penerapan Activity Based Management (ABM). Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui teknik pengumpulan da- ta berupa wawancara dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat aktivitas yang tidak bernilai tambah (non-value-added activities). Pemilihan alternatif perbaikan berkelanjutan dilakukan dengan cara pengurangan biaya pada masing-masing aktivitas tidak bernilai tambah. Penerapan ABM menghasilkan efisiensi biaya pada produk gula dan tetes sebesar 52% atau senilai Rp 762.596.166. Penerapan ABM dalam pengelolaan biaya produksi dapat diterapkan sebagai langkah perbaikan berkelanjutan dalam kegiatan produksi untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas perusahaan.
Copyrights © 2025