Kesalahan berbahasa merupakan fenomena yang lazim terjadi dalam proses pemerolehan bahasa anak usia dini dan mencerminkan tahapan perkembangan linguistik anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesalahan berbahasa serta faktor-faktor yang mempengaruhinya pada anak usia dini di TK Nurussunnah Kisaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, orang tua, dan anak usia dini yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan interaksi bahasa sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perkembangan bahasa anak usia 4–5 tahun berada pada kategori berkembang sesuai tahap usia. Namun demikian, ditemukan beberapa kesalahan berbahasa yang bersifat wajar, terutama pada penggunaan kata penghubung (konjungsi), kata depan (preposisi), serta struktur kalimat sederhana. Kesalahan berbahasa tersebut tidak menghambat proses komunikasi anak, melainkan mencerminkan sistem bahasa internal yang sedang berkembang. Faktor yang mempengaruhi kesalahan berbahasa meliputi perkembangan biologis anak dan kualitas lingkungan bahasa di rumah maupun di sekolah. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa kesalahan berbahasa merupakan bagian normal dari pemerolehan bahasa anak usia dini dan perlu disikapi melalui stimulasi bahasa yang tepat dan lingkungan belajar yang suportif.
Copyrights © 2026