Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi guru dalam pengembangan kegiatan keagamaan pada anak usia dini di TK Islam A-Z Ceria Kampung Kramat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan pembina yayasan, kepala sekolah, guru, wali murid, staf administrasi, masyarakat, serta siswa, dilengkapi observasi dan doku-mentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan diintegrasikan dalam kurikulum dan budaya sekolah melalui pembiasaan doa harian, hafalan surat pendek, hadits, praktik sholat berjamaah, metode tilawati, serta pembiasaan 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun). Guru berperan sebagai teladan dalam perilaku dan tutur kata, serta menggunakan strategi pembelajaran variatif seperti bercerita, bernyanyi, tanya jawab, dan praktik langsung. Faktor pendukung meliputi komitmen yayasan, kompetensi guru, fasilitas memadai, dan kolaborasi dengan orang tua. Tantangan yang dihadapi antara lain belum optimalnya pembelajaran berbasis digital. Implementasi ini berdampak positif pada perkembangan aqidah, akhlak, dan kebiasaan ibadah anak.
Copyrights © 2026