Melena akibat perdarahan saluran pencernaan bagian atas dapat menyebabkan anemia dengan berbagai tingkat keparahan. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi anemia pada pasien dengan gastritis erosif berdasarkan pemeriksaan laboratorium, endoskopi, dan histopatologi. Studi ini menggunakan desain studi kasus deskriptif yang melibatkan satu pasien yang dirawat di Rumah Sakit Daerah Dr. Soedirman, Kebumen. Data diperoleh dari hasil pemeriksaan hemoglobin, hematokrit, feses, endoskopi, dan histopatologi. Hasil menunjukkan bahwa kadar hemoglobin pasien berkisar antara 3,2 hingga 9,8 g/dL, menunjukkan anemia sedang hingga berat. Pemeriksaan endoskopi mengungkapkan esofagitis dengan erosi pada garis Z dan gastritis erosif pada mukosa antrum, sedangkan daerah lambung lainnya dan duodenum tampak normal. Pemeriksaan histopatologi menunjukkan gastritis kronis ringan dengan infeksi Helicobacter pylori positif tanpa bukti keganasan. Studi ini menyimpulkan bahwa gastritis erosif yang disertai infeksi Helicobacter pylori berperan sebagai sumber perdarahan saluran pencernaan bagian atas, yang berkontribusi pada perkembangan anemia. Pemeriksaan komprehensif diperlukan untuk mendukung diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat.
Copyrights © 2026