Laporan kasus ini membahas seorang pasien laki-laki usia lanjut dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) eksaserbasi akut yang disertai Diabetes Melitus tipe II, hipertensi, dan kecurigaan Chronic Kidney Disease (CKD). Pasien datang dengan keluhan sesak napas progresif dan batuk produktif kronik, diperberat oleh riwayat merokok berat selama lebih dari 40 tahun. Diagnosis ditegakkan secara klinis dan didukung oleh temuan laboratorium berupa leukositosis, hiperglikemia, peningkatan ureum serta kreatinin, dan hasil spirometri menunjukkan obstruksi derajat berat (GOLD 3). Penatalaksanaan mencakup oksigenasi terkontrol, bronkodilator kerja pendek, kortikosteroid sistemik, antibiotik, serta pengaturan kadar glukosa darah menggunakan insulin. Pasien menunjukkan perbaikan signifikan setelah empat hari terapi intensif. Kasus ini menekankan pentingnya pendekatan multidisipliner dalam menangani PPOK dengan komorbid metabolik dan vaskular, karena sinergi penyakit kronik tersebut dapat memperburuk prognosis dan meningkatkan risiko eksaserbasi berulang.
Copyrights © 2025