Manusia merupakan makhluk sosial yang dalam kehidupannya senantiasa berinteraksi dan saling membutuhkan satu sama lain. Meskipun demikian, dalam dinamika kehidupan sosial, individu juga dapat menghadapi berbagai persoalan, tekanan, dan keterpurukan yang berpotensi mendorong munculnya perilaku menyimpang, termasuk penyalahgunaan narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Program Studi PIPS mengenai penyalahgunaan narkotika, khususnya terkait faktor-faktor penyebab seseorang menggunakan narkotika, dampak yang ditimbulkan, serta upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner sebagai instrumen penelitian. Metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan secara sistematis persepsi responden berdasarkan data yang diperoleh di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkotika dipersepsikan sebagai permasalahan serius yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, serta menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi fisik, psikologis, dan sosial pengguna. Selain itu, upaya penanggulangan dapat dilakukan melalui pendekatan preventif, edukatif, rehabilitatif, dan konseling. Dalam proses pendampingan terhadap pecandu narkotika, salah satu bentuk intervensi yang dapat diterapkan adalah konseling individual, yaitu layanan yang menekankan hubungan emosional antara konselor dan klien sehingga dapat membangun kepercayaan dan mendukung proses pemulihan secara lebih optimal
Copyrights © 2026