Transformasi digital perpajakan melalui aplikasi Coretax memicu beragam respon publik, termasuk kritik terhadap kinerja teknis dan transparansi anggaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen dan isu utama yang muncul dari komentar wajib pajak di media daring terkait implementasi Coretax. Data berupa 34 komentar dianalisis menggunakan text mining, preprocessing, serta sentiment analysis berbasis Python (TextBlob). Hasil penelitian menunjukkan dominasi sentimen negatif yang terkait dengan kendala teknis, error sistem, beban administratif tambahan, serta kritik terhadap penggunaan anggaran sebesar Rp1,3 triliun. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi pajak tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknologi, tetapi juga oleh kepercayaan publik terhadap akuntabilitas dan tata kelola fiskal. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan data komentar publik sebagai representasi persepsi masyarakat secara alami, bukan survei terstruktur. Penelitian merekomendasikan perbaikan teknis aplikasi, peningkatan transparansi anggaran, dan komunikasi publik yang partisipatif. Keterbatasan penelitian ini adalah jumlah data relatif kecil dan penggunaan TextBlob yang belum optimal untuk Bahasa Indonesia, sehingga riset lanjutan perlu memanfaatkan model NLP lokal dan dataset yang lebih luas.
Copyrights © 2025