Lahan semi-arid di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, banyak memiliki keterbatasan yakni rendahnya ketersediaan air, unsur hara, dan aktivitas mikroorganisme tanah yang berdampak pada rendahnya pertumbuhan tanaman kusambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian fungi mikoriza arbuskula dan biochar terhadap pertumbuhan tanaman kusambi (Schleichera oleosa) pada kondisi lahan kering. Penelitian dilakukan selama delapan bulan dengan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor, yaitu fungi mikoriza arbuskula (0, 25, dan 50 g per tanaman) dan biochar (0, 10, dan 20 ton per hektar) dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat kering tanaman, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemberian fungi mikoriza arbuskula dan biochar secara nyata meningkatkan seluruh parameter pertumbuhan tanaman dibandingkan tanpa perlakuan. Kombinasi perlakuan dosis tertinggi menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan tinggi tanaman mencapai 43,63 cm, jumlah daun 42,33 helai, diameter batang 10,76 mm, berat kering 35,40 g, dan panjang akar 43,33 cm. Peningkatan pertumbuhan tersebut terjadi akibat perbaikan sifat tanah, peningkatan ketersediaan hara, serta efisiensi penyerapan air oleh tanaman. Dengan demikian, penggunaan fungi mikoriza arbuskula dan biochar secara terpadu efektif dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman kusambi pada lahan semi-arid dan berpotensi sebagai strategi pengelolaan lahan kering yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026