Penelitian ini menganalisis pengaruh issue price, firm size, listing delay, dan underwriter reputation terhadap oversubscription IPO di Bursa Efek Indonesia periode 2023–2024. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data sekunder dari prospektus dan situs BEI. Populasi adalah seluruh perusahaan yang melakukan IPO, dengan sampel akhir 99 perusahaan setelah eliminasi outlier menggunakan metode sampel jenuh pada periode tersebut. Analisis data menggunakan regresi linier berganda, uji asumsi klasik, serta uji F dan uji t. Hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), artinya keempat variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap oversubscription. Hasil uji t menunjukkan bahwa issue price berpengaruh negatif signifikan (sig. 0,002; koefisien -0,254), firm size berpengaruh positif signifikan (sig. 0,005; koefisien 3,111), underwriter reputation berpengaruh positif signifikan (sig. 0,007; koefisien 2,781), sedangkan listing delay tidak berpengaruh signifikan (sig. 0,852). Penelitian ini mengonfirmasi bahwa signaling theory berlaku pada issue price, firm size, dan underwriter reputation, namun tidak pada listing delay dalam konteks pasar modal Indonesia periode terkini. Temuan ini mengimplikasikan bahwa keputusan investasi pada saham IPO di Indonesia lebih dipengaruhi oleh aspek fundamental yang dapat diverifikasi dengan variabel issue price dan firm size serta kredibilitas underwiter.
Copyrights © 2026