Pencatatan penyetoran susu pada KUD Karangploso masih dilakukan secara manual menggunakan media kertas, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan rekap data, serta kurangnya efisiensi dalam pengelolaan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sistem informasi MilkTrack berbasis website serta mengukur tingkat kelayakan, usability, dan penerimaan pengguna terhadap sistem yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner, dan studi literatur dengan melibatkan 39 responden yang terdiri dari peternak, admin pos penampungan, admin KUD, dan pengelola KUD. Instrumen penelitian berupa kuesioner analisis kebutuhan, System Usability Scale (SUS), dan Technology Acceptance Model (TAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor SUS sebesar 73,14 termasuk kategori baik (acceptable) dengan rentang nilai 62,50–87,50. Hasil TAM menunjukkan nilai rata-rata antara 3,69–4,36 yang termasuk kategori setuju hingga sangat setuju. Uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,952 yang termasuk kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, sistem MilkTrack dinyatakan layak digunakan serta mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kemudahan dalam pencatatan penyetoran susu di KUD Karangploso
Copyrights © 2026