Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Total Asset Turnover (TATO) dan Earning Per Share (EPS) terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) pada perusahaan sub-sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian terdiri atas lima perusahaan sub-sektor farmasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial TATO berpengaruh signifikan terhadap DPR dengan nilai signifikansi 0,033 (< 0,05), sedangkan EPS tidak berpengaruh signifikan terhadap DPR dengan nilai signifikansi 0,501 (> 0,05). Secara simultan, TATO dan EPS berpengaruh signifikan terhadap DPR dengan nilai signifikansi 0,048 (< 0,05). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,172 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 17,2% variasi DPR, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini terbatas pada dua variabel independen dan lima perusahaan sampel sehingga disarankan penelitian selanjutnya menambahkan variabel lain yang relevan serta memperluas cakupan sampel dan periode pengamatan
Copyrights © 2026