Penelitian kualitatif deskriptif (field research) ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, penerapan, serta faktor pendukung dan penghambat komunikasi interpersonal penyuluh agama Islam dalam meningkatkan kesejahteraan spiritual warga Dusun Banjaragung. Menggunakan analisis Teori Penetrasi Sosial Altman dan Taylor, data dihimpun melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal penyuluh berbasis pada keterbukaan diri (self-disclosure), penggunaan bahasa lokal, dan pendekatan egaliter. Strategi penerapannya diintegrasikan melalui tradisi lokal (tahlilan, yasinan, diba'an) serta diskusi informal pasca-acara. Faktor pendukung utama meliputi kuatnya budaya silaturahmi dan kerendahan hati penyuluh, sedangkan hambatan muncul dari resistensi tokoh tertentu serta keterbatasan pendidikan dan ekonomi warga. Secara keseluruhan, pendekatan interpersonal yang efektif ini berhasil mendorong transformasi spiritual organik yang meningkatkan ketenangan batin, rasa syukur, dan kedamaian sosial masyarakat.
Copyrights © 2026