Kurangnya partisipasi siswa dalam pembelajaran sains, khususnya pada topik elektrokimia yang abstrak, menjadi tantangan utama di pendidikan Indonesia. Kegiatan pengabdian ini menerapkan eksperimen sel Volta menggunakan air laut sebagai upaya integrasi konsep sains, SDGs, dan nilai-nilai Alquran di SMAN 2 Narmada. Metode yang digunakan adalah pendekatan pembelajaran integratif berbasis eksperimen terhadap 21 siswa kelas XI melalui pre-test, intervensi pembelajaran, eksperimen hands-on, dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konseptual sel Volta (81% siswa), transformasi persepsi tentang hubungan Sains-Islam (85,7% siswa), dan peningkatan kesadaran akan energi terbarukan (95,2% siswa). Kegiatan eksperimen dinilai paling berkesan oleh 76,2% siswa. Pendekatan integratif STEM dengan nilai-nilai Islam efektif menciptakan pembelajaran sains yang bermakna dan relevan dengan identitas keislaman siswa.
Copyrights © 2026