Laporan laba rugi merupakan salah satu instrument penting dalam menilai kondisi keuangan suatu usaha. Menurut kasmir, laporan laba rugi berfungsi untuk menunjukkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan keuntungan selama periode tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan laba rugi pada usaha franchise Teh Desa di Mojolegi milik Niki Dwi Pangestu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi dan wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha franchise Teh Desa memiliki potensi keuntungan yang cukup tinggi dengan omzet harian rata-rata Rp900.000 dan dapat mencapai Rp1.100.000 pada hari ramai. Tingkat penjualan sangat dipengarui oleh kondisi cuaca, Dimana saat musim kemarau penjualan mencapai 250-300 cup perhari sedangkan pada musim hujan turun menjadi 150-200 cup per hari. Meskipun usaha ini menunjukkan profitabilitas yang baik, pencatatan laporan keuangan masih dilakukan secara sederhana sehingga belum memberikan Gambaran laba rugi yang terstruktur secara formal.
Copyrights © 2026