Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh siklus operasi, laba akuntansi, dan tingkat utang terhadap persistensi laba pada perusahaan teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2023. Populasi penelitian terdiri dari 46 perusahaan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang menghasilkan 11 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan total 33 data observasi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi serta studi kepustakaan dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) dan laman resmi masing-masing perusahaan.Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus operasi tidak berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba, sedangkan laba akuntansi berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba. Sementara itu, tingkat utang tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap persistensi laba. Namun, hasil uji F mengindikasikan bahwa siklus operasi, laba akuntansi, dan tingkat utang secara simultan berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba
Copyrights © 2026