Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan potensi pendapatan petani cabai dan padi di Desa Tugumulyo, Kecamatan Belitang Madang Raya, untuk mendukung strategi usaha tani yang lebih menguntungkan dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan 60 responden, dianalisis melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Sample T-Test atau Mann-Whitney) menggunakan SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis komoditas yang diusahakan secara signifikan memengaruhi pendapatan petani, di mana rata-rata pendapatan petani cabai sebesar 35,62 (SD = 5,26) lebih tinggi dibandingkan petani padi sebesar 31,66 (SD = 6,53). Nilai Sig. T-Test 0,012 dan Mann-Whitney 0,009 (<0,05) menegaskan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi usahatani cabai sebagai sumber pendapatan tinggi dan padi sebagai penopang kestabilan merupakan strategi optimal untuk kelangsungan usaha tani di wilayah penelitian. Dengan demikian, kombinasi usaha cabai sebagai sumber pendapatan tinggi dan padi sebagai penopang kestabilan dianggap strategi yang tepat untuk mendukung kelangsungan usaha tani secara berkelanjutan. Kata kunci: pendapatan petani, cabai, padi
Copyrights © 2026