Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fear of missing out (FOMO) di media sosial terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Sriwijaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang akan dijelaskan dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi Universitas Sriwijaya angkatan 2021-2022 yang memiliki fear of missing out (FOMO) dan perilaku konsumtif berjumlah orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara dan Dokumentasi. Uji validitas instrumen angket menggunakan rumus pearson product moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus alpha cronbach. Teknik analisis data penelitian ini adalah statistik deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh fear of missing out (FOMO) di media sosial terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Sriwijaya. Temuan tersebut terbukti dengan analisis t hitung 5,1486 ≥ t tabel 2,0000, dan memiliki nilai koefisien determinan sebesar 30,63%, sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain. Hal ini menunjukkan bahwa fear of missing out berpengaruh terhadap perilaku konsumtif. Hal ini bisa diartikan bahwa semakin tinggi fear of missing out di media sosial maka semakin tinggi juga tingkat perilaku konsumtif nya. Kata Kunci: fear of missing out (FOMO), Media Sosial, Perilaku Konsumtif
Copyrights © 2026