Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi belanja pakaian bekas berbasis Android dengan menggunakan metode prototype. Metode ini dipilih karena sifatnya yang iteratif, memungkinkan pengembang melibatkan pengguna secara aktif dalam proses perancangan melalui beberapa tahapan yaitu: analisis kebutuhan, perancangan antarmuka pengguna, pengembangan prototipe, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dirancang berhasil meningkatkan transparansi dan kepercayaan pengguna melalui fitur-fitur seperti foto produk yang detail, deskripsi produk, serta sistem ulasan. Selain itu, antarmuka yang sederhana dan intuitif juga meningkatkan kenyamanan pengguna dalam berinteraksi dengan aplikasi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan aplikasi mobile yang mendukung praktik fase berkelanjutan serta memperkuat ekosistem digital belanja pakaian bekas.
Copyrights © 2026