Kawasan Gubeng di Surabaya merupakan simpulpergerakan kota dengan intensitas aktivitas tinggi,ditandai oleh keberadaan fungsi komersial,pelayanan kesehatan, serta aktivitas masyarakatyang berlangsung sepanjang hari. Kondisi inimenimbulkan permasalahan perkotaan berupakemacetan, parkir liar, dan keterputusan jalurpejalan kaki yang berdampak pada menurunnyakualitas mobilitas serta pengalaman ruang kota.Perancangan fasilitas gedung parkir dan komersialterpadu NEXA hadir sebagai respons melaluipendekatan sistemik yang memandang bangunansebagai bagian dari sistem kota yang salingterhubung antara ruang, sirkulasi, aktivitas, dankonteks lingkungan. Ruang lingkup perancanganmeliputi analisis tapak, pola pergerakan, elemenkota, serta penyusunan program ruang padakawasan berintensitas tinggi. Metode yangdigunakan adalah analisis–sintesis melaluipengamatan lapangan, studi morfologi kota, analisisaktivitas pengguna, hubungan massa dan ruang,serta perumusan konsep yang menekankanketerkaitan antara mobilitas, ruang publik, danpengaktifan tepi bangunan. Hasil rancanganmenghadirkan “NEXA” sebagai fasilitas parkir dankomersial terpadu dengan sistem parkir otomatis,ruang usaha, area publik semi-terbuka, serta jalurpejalan kaki terstruktur. Bangunan ini dirancangsebagai penghubung tiga kawasan utama(komersial, pelayanan kesehatan, dan night market)melalui sirkulasi horizontal dan vertikal yangefisien. Dengan demikian, NEXA mampumeningkatkan kualitas ruang pejalan kaki,memperbaiki keteraturan kota, serta membentukidentitas visual baru bagi kawasan Gubeng. KataKunci: Alam, Edukasi, Penelitian, Surabaya, Wisata
Copyrights © 2025