Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan utilisasi dump truck di PT XYZ, kontraktor tambang batubara di Kalimantan Timur, melalui integrasi data Vehicle Health Monitoring System (VHMS) dengan Fleet Management System (FMS). Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya waktu idle, keterlambatan perawatan, dan rendahnya ketersediaan alat akibat ketiadaan integrasi data real-time dalam operasi harian. Dengan pendekatan studi kasus deskriptif–kuantitatif menggunakan kerangka DMAIC, penelitian ini menganalisis akar masalah serta mengembangkan model dispatch berbasis parameter VHMS. Implementasi pada 62 unit haul truck (periode Januari 2023 – Juni 2025) menunjukkan penurunan waktu idle dari 14,65% menjadi 11%, peningkatan efisiensi bahan bakar, serta kenaikan produktivitas. Fitur OPAS dan idle alert juga terbukti meningkatkan disiplin operator serta respons dispatch secara real-time. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi VHMS–FMS tidak hanya mendukung pengambilan keputusan yang lebih efisien, tetapi juga mendorong transformasi digital dalam sistem logistik pertambangan.
Copyrights © 2026