AbstrakStudi ini menganalisis pengaruh komite audit, kepemilikan asing, dan liputan media terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan, dan meneliti apakah tekanan karyawan memoderasi hubungan tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengambilan sampel bertujuan. Sampel terdiri dari 86 perusahaan sektor non-siklik konsumen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX). Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dalam perangkat lunak EViews 13. Hasil menunjukkan bahwa komite audit dan liputan media memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan. Sebaliknya, kepemilikan asing tidak secara signifikan memengaruhi pengungkapan laporan keberlanjutan. Lebih lanjut, tekanan karyawan, sebagai variabel moderasi, gagal memperkuat hubungan antara variabel independen dan laporan keberlanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa mekanisme tata kelola perusahaan dan perhatian media memainkan peran penting dalam mempromosikan transparansi keberlanjutan perusahaan. Studi ini memberikan kontribusi empiris pada literatur tentang tata kelola perusahaan dan praktik pelaporan keberlanjutan, khususnya untuk perusahaan sektor non-siklik konsumen di Indonesia.
Copyrights © 2026