Fluktuasi harga minyak sawit yang dipengaruhi oleh kenaikan biaya pupuk dan penurunan produksi akibat cuaca memiliki dampak yang berbeda pada perusahaan, yaitu peningkatan laba ketika harga naik dan penurunan ketika harga turun. Studi ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan sub-sektor perkebunan kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Metode penelitian yang analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang diperoleh melalui situs web www.idx.co.id. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan meliputi rasio keuangan, rasio yaitu lancar, utang terhadap ekuitas, margin laba bersih, dan perputaran total aset, dengan pendekatan time series dan cross-section serta perbandingan dengan standar industri. Hasil analisis digunakan untuk mengidentifikasi potensi penyebab dan dampaknya pada perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam jangka waktu tertentu, rasio lancar cenderung meningkat (rata-rata 227%), rasio utang terhadap ekuitas menurun (rata-rata 86%), margin laba bersih meningkat (rata-rata 12%), perputaran total aset (0,68 kali) meningkat tetapi masih di bawah standar industri. Secara lintas sektoral, LSIP menunjukkan kinerja terbaik, sedangkan SMAR memiliki efisiensi aset tertinggi. Secara keseluruhan, LSIP adalah perusahaan dengan kinerja keuangan yang unggul. Kata kunci:Kinerja keuangan, rasio keuangan, laporan analisis keuangan
Copyrights © 2026