Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan Break Even Point (BEP) dalam perencanaan laba pada usaha sarung tenun di Desa Bira Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Fokus Penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Break Even Point (BEP) dalam perencanaan laba pada usaha sarung tenun di desa Bira kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba dengan menggunakan data bulan Januari-Desember 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha sarung tenun memiliki struktur biaya yang efisien dengan biaya tetap Rp7.570.000,00 per tahun dan biaya variabel Rp42.230.000,00 Setiap unit sarung tenun menghasilkan margin kontribusi sebesar Rp739.733,00 atau rasio 49%, yang menandakan efisiensi biaya yang baik. Titik impas usaha berada pada penjualan 1 unit atau Rp1.287.414,00 per bulan, dengan nilai margin of safety (MOS) yang selalu positif pada kisaran 1-5 unit, sehingga usaha tetap berada dalam kondisi aman dari risiko kerugian. Untuk mencapai target laba bulanan, usaha perlu menjual minimal 3 unit atau Rp4.348.639,00 Dengan penjualan aktual yang konsisten berada di atas titik impas, usaha sarung tenun dapat dikategorikan stabil secara profitabilitas.
Copyrights © 2026