Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi purwarupa chatbot WhatsApp berbasis aturan sebagai alat pendukung pencatatan keuangan usaha tani di wilayah dengan keterbatasan akses internet. Penelitian menggunakan pendekatan research and development dengan model prototyping yang meliputi perancangan sistem, uji coba terbatas, dan evaluasi pengguna. Uji coba dilakukan di Yayasan Pelita Madani, Kabupaten Pringsewu, dengan melibatkan sepuluh pelaku usaha tani selama empat belas hari. Evaluasi dilakukan melalui pengujian fungsionalitas sistem, keberterimaan pengguna, serta perbandingan praktik pencatatan keuangan sebelum dan sesudah penggunaan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot mampu menjalankan fungsi utama pencatatan pemasukan dan pengeluaran serta menghasilkan ringkasan laporan keuangan otomatis dengan tingkat keberhasilan di atas ambang minimum yang ditetapkan. Keberterimaan pengguna berada pada kategori baik, terutama pada aspek kemudahan penggunaan dan kebermanfaatan sistem. Selain itu, penggunaan chatbot berkontribusi terhadap perbaikan praktik pencatatan keuangan usaha tani yang menjadi lebih rutin, terstruktur, dan terdokumentasi secara digital. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan akuntansi digital terapan di sektor pertanian dengan menunjukkan bahwa chatbot WhatsApp dapat menjadi solusi teknologi tepat guna yang inklusif bagi petani di wilayah dengan keterbatasan konektivitas
Copyrights © 2026