Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kualitas audit, audit tenure, dan profitabilitas terhadap manajemen laba pada perusahaan sektor Consumer Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2025. Manajemen laba diukur menggunakan Modified Jones Model melalui akrual diskresioner (discretionary accruals). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 94 perusahaan dengan 376 data observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Eviews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap manajemen laba. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas audit yang diproksikan melalui opini audit belum mampu membatasi praktik manajemen laba secara signifikan. Audit tenure berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen laba, yang mengindikasikan bahwa semakin lama masa perikatan auditor dengan perusahaan, semakin tinggi kecenderungan terjadinya praktik manajemen laba. Sementara itu, profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap manajemen laba, sehingga tingkat profitabilitas perusahaan tidak terbukti memengaruhi praktik manajemen laba secara langsung. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa hanya audit tenure yang terbukti memengaruhi manajemen laba, sedangkan kualitas audit dan profitabilitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan, auditor, investor, dan pihak terkait dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi praktik manajemen laba.
Copyrights © 2026