Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi agar mampu bertahan dan bersaing di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat. Bagi usaha mikro, pemanfaatan teknologi digital menjadi kebutuhan penting karena dapat membantu memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan daya saing, dan memperbaiki pengelolaan usaha. Namun, masih banyak usaha mikro yang belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal, terutama dalam promosi produk dan pencatatan keuangan. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kit Tea & Coffee yang masih menghadapi keterbatasan dalam mengenali potensi usaha, memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, serta melakukan pencatatan keuangan secara sistematis. Permasalahan ini penting untuk segera diatasi karena dapat menghambat perkembangan usaha, membatasi jangkauan pasar, dan menyulitkan pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui edukasi potensi usaha, pelatihan pemasaran digital, dan pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif melalui tahapan edukasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada April hingga Mei 2026. Edukasi difokuskan pada identifikasi potensi dan peluang pengembangan usaha, pelatihan diarahkan pada pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran, sedangkan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam mencatat transaksi dan menyusun laporan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai potensi usaha, strategi pemasaran digital, dan pencatatan keuangan sederhana. Mitra mulai mampu memanfaatkan media digital untuk promosi produk serta melakukan pencatatan transaksi secara lebih tertib. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kapasitas Kit Tea & Coffee dalam mengelola usaha secara lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.
Copyrights © 2026