Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi pupuk organik cair berbasis urine kelinci yang diperkaya Microbacter Alfaafa-11 (MA-11) dan pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman kedelai. Penelitian dilaksanakan di Lahan Percobaan Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman (P2BPT), Cibubur, Jakarta Timur, pada Februari hingga Juni 2025. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah POC berbasis urine kelinci yang diperkaya MA-11 (P0, P1, P2, P3), sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk kandang kambing (K1, K2, K3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC berbasis MA-11 tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif awal, namun berpengaruh signifikan terhadap parameter generatif, meliputi umur berbunga, bobot polong, bobot biji, diameter biji, jumlah polong, dan jumlah bintil akar. Pupuk kandang kambing berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif dan meningkatkan komponen hasil melalui perbaikan sifat tanah. Terdapat interaksi nyata antara kedua perlakuan pada beberapa parameter hasil, yang menunjukkan adanya efek sinergis antara pupuk organik cair dan padat. Kombinasi perlakuan terbaik umumnya diperoleh pada perlakuan P3 dan K3. Dengan demikian, kombinasi POC berbasis MA-11 dan pupuk kandang kambing efektif dalam meningkatkan produktivitas kedelai melalui peningkatan ketersediaan hara dan aktivitas biologis tanah.
Copyrights © 2025