Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi
Vol. 3 No. 4 (2026): Mei

DETEKSI DEEPFAKE VIDEO BERDASARKAN INKONSISTENSI GERAKAN KEPALA DAN LEHER MENGGUNAKAN VARIATIONAL AUTOENCODER

Muhammad Fikri Maulana (Universitas Islam Sultan Agung Semarang)
Bagus Satrio Waluyo Poetro (Universitas Islam Sultan Agung)



Article Info

Publish Date
30 May 2026

Abstract

Teknologi deepfake saat ini mampu memproduksi manipulasi video yang sangat realistis, sehingga sulit dideteksi oleh metode berbasis spasial statis. Penelitian ini mengusulkan metode deteksi deepfake melalui analisis inkonsistensi biomekanik gerakan kepala dan wajah menggunakan Variational Autoencoder (VAE). Dengan pendekatan unsupervised anomaly detection, model dilatih hanya menggunakan video asli untuk mempelajari pola pergerakan alami manusia. Lima fitur utama diekstraksi menggunakan MediaPipe, yakni Pitch, Yaw, Roll, Eye Aspect Ratio (EAR), dan Mouth Aspect Ratio (MAR), yang diproses dengan teknik sliding window 60 frame. Hasil pengujian menggunakan dataset FaceForensics++ dan Celeb-DF menunjukkan performa model dengan akurasi 66% dan nilai AUC sebesar 0,69. Penelitian ini membuktikan bahwa inkonsistensi gerakan biomekanik merupakan indikator kuat dalam mendeteksi manipulasi video sintesis tingkat lanjut.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jrsit

Publisher

Subject

Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management

Description

Jurnal Rekayasa Sistem Informasi dan Teknologi (JRSIT) adalah jurnal nasional sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang ilmu dan teknologi komputer, termasuk Teknik Sistem, Teknik Informatika, Teknologi Informasi, Informatika ...