Desa Bantur, Kabupaten Malang, merupakan salah satu sentra industri mebel yang menghasilkan limbah kayu dalam jumlah besar. Karang Taruna Rajawali 56 telah berupaya mengolah limbah tersebut menjadi kerajinan kayu bernilai ekonomis, seperti jam ukir dan plakat ukir. Namun, keterbatasan teknologi manual menyebabkan rendahnya presisi dan efisiensi produksi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kualitas dan produktivitas kerajinan kayu melalui diseminasi teknologi mesin ukir CNC mini. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan operasional mesin CNC, praktik produksi, serta pendampingan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan: peserta mampu mengoperasikan CNC secara mandiri, presisi ukiran meningkat hingga 90% dibanding metode manual, serta kapasitas produksi naik dari 2 unit menjadi 5 unit per hari. Pemasaran juga berkembang melalui marketplace dan media sosial. Kegiatan ini berhasil memberdayakan pemuda desa, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan daya saing produk kerajinan.
Copyrights © 2026