Lingkungan kerja yang nyaman dan estetis menjadi prioritas dalam desain interior perkantoran modern, namun elemen estetika berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya lingkungan kerja pada ruang perkantoran modern yang menggunakan pencahayaan downlight, dinding berlapis wallpaper, lantai kayu, dan furnitur kayu lapis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain observasional cross-sectional untuk menggambarkan kondisi lingkungan kerja dan potensi risikonya. Penelitian dilakukan pada beberapa ruang perkantoran modern dengan objek meliputi kondisi fisik ruang, material interior, serta persepsi pekerja terkait kenyamanan dan gangguan kesehatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan checklist inspeksi dan wawancara semi-terstruktur dengan pekerja. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengelompokkan potensi bahaya berdasarkan kategori fisik, kimia, dan biologis. Hasil identifikasi menunjukkan potensi bahaya fisik berupa pencahayaan tidak merata dan silau akibat penempatan downlight yang tidak sesuai standar; bahaya kimia berupa paparan TVOC dari pengharum ruangan serta formaldehida dari wallpaper dan pelapis kayu; serta bahaya biologis berupa pertumbuhan jamur dan bakteri pada permukaan kayu lembap. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip higiene industri dan evaluasi risiko dalam perancangan interior perkantoran untuk menciptakan ruang kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Copyrights © 2026