Kanker paru adalah neoplasma ganas yang berasal dari sel epitel saluran pernapasan dan menjadi penyebab utama kematian terkait kanker. Tingginya angka prevalensi kasus ini menunjukkan perlunya upaya pencegahan serta strategi pengobatan yang lebih efektif, seperti menggunakan tanaman obat. Salah satu senyawa dari tanaman obat sebagai calon agen antikanker adalah andrographolide dari sambiloto (Andrographis paniculata) yang diketahui memiliki aktivitas penghambatan proliferasi sel, induksi apoptosis, dan penekanan pertumbuhan tumor. Tujuan dari tinjauan sistematis ini adalah menilai dan menyintesis bukti mengenai efek antikanker andrographolide yang berasal dari Andrographis paniculata terhadap kanker paru-paru. Metode tinjauan sistematis mengikuti pedoman PRISMA yang diperoleh dari empat database meliputi Google Scholar, PuBMed, Science Direct dan Nature. Sebanyak 6 studi yang memenuhi kriteria. Temuan ini menunjukkan jika andrographolide menunjukkan aktivitas antikanker yang signifikan dengan menghambat proliferasi sel, mengurangi pertumbuhan tumor, dan menginduksi apoptosis melalui jalur intrinsik dan ekstrinsik. Senyawa ini jugamendorong penuaan sel dan mengganggu metabolisme kanker dengan memodulasi protein pengatur utama. Oleh karena itu, andrographolide menunjukkan potensinya sebagai agen terapi kanker secara multi-target meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi keefektivitasan dan keamanan secara klinis.
Copyrights © 2026