Terletak di ujung utara Kalimantan, Indonesia, dan bersebelahan langsung dengan Malaysia dan Filipina, wilayah ini menunjukkan dinamika sosial, ekonomi, dan budaya yang khas yang memengaruhi operasi bisnis lokal. Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pemasaran digital dan budaya lintas batas terhadap kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Dengan pendekatan kuantitatif, riset ini melakukan survei terhadap 172 responden pelaku UMKM. Estimasi model dilakukan menggunakan teknik analisis SEM-PLS. Temuan riset mengonfirmasi bahwa penerapan digital marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap performa UMKM. Hasil serupa juga ditemukan pada pengaruh budaya lintas batas terhadap performa usaha, di mana kedua variabel secara simultan memberikan kontribusi yang bermakna. Hasil ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital yang diselaraskan dengan kapasitas adaptasi terhadap keragaman budaya lintas batas merupakan instrumen krusial untuk memajukan daya saing dan keberlanjutan UMKM di garda terdepan perbatasan.
Copyrights © 2026