Kangkung merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak di konsumsi oleh masyarakat Indonesia karena mudah dibudidayakan dan memiliki waktu panen yang relatif cepat. Hal ini disebabkan oleh karena kandungan gizi pada sayuran kangkung yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti vitamin A, vitamin C, zat besi, kalsium dan serat. Sebagian besar petani menggunakan pupuk kimia karena praktis dan mampu meningkatkan hasil tanaman dengan cepat. Namun, penggunaan secara terus-menerus dapat menurunkan kesuburan tanah, mengganggu mikroorganisme tanah, dan menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pupuk alternatif yang ramah lingkungan, seperti pupuk organik cair dari limbah organik rumah tangga. Salah satunya adalah kulit bawang merah dan kulit pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rendaman kulit bawang merah dan kulit pisang terhadap pertumbuhan tanaman kangkung. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk mengetahui pengaruh pemberian air rendaman kulit bawang merah dan kulit pisang terhadap pertumbuhan tanaman kangkung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap tanaman kangkung setelah pemberian air rendaman kulit bawang merah dan kulit pisang. Kesimpulan yang dapat diambil adalah pertumbuhan yang baik harus berada pada konsentrasi yang tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi, sehingga unsur hara yang yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh tanaman.
Copyrights © 2025