Kerontokan rambut adalah permasalahan umum yang dapat mempengaruhi kepercayaan diri. Banyak produk penumbuh rambut beredar dipasaran, namun sebagian besar mengandung bahan kimia seperti minoxidil yang dapat menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, diperlukan alternatif dari bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sediaan hair tonic dari ekstrak kombinasi daun mangkokan (Polyscias scutellaria) dan daun pare (Momordica charantia L.) terhadap pertumbuhan rambut kelinci jantan. Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian dibuat sediaan hair tonic dalam tiga formula dengan perbandingan ekstrak F1 (1:2), F2 (2:1), dan F3 (1:1). Pengujian dilakukan dengan cara mengukur pertumbuhan panjang rambut kelinci selama 21 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa formula F1 dengan perbandingan (1:2) memiliki aktivitas paling tinggi dalam merangsang pertumbuhan rambut. Kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, tannin, alkaloid, dan fenolik dalam ekstrak diduga berkonkontribusi terhadap efektivitas hair tonic. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi ekstrak daun mangkokan dan daun pare berpotensi sebagai bahan aktif alami dalam sediaan penumbuh rambut.
Copyrights © 2026