Perubahan fisik masa nifas yang rentan terjadi adalah kelelahan akibat kehilangan energi saat proses persalinan, kurang istirahat, nyeri dan stres yang berhubungan dengan peran baru. Kelelahan dapat menurunkan produksi ASI pada bulan pertama postpartum dan menjadi salah satu faktor ibu untuk menyapih bayinya secepat mungkin. Kelelahan pada masa nifas dapat diatasi dengan intervensi secara non farmakologi, misalnya body massage yang dapat dilakukan oleh bidan maupun kader Posyandu menggunakan bahan alam salah satunya yaitu lotion cengkeh yang merupakan hasil penelitian tim pengabdi di tahun sebelumnya. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada kader Posyandu tentang body massage pada ibu postpartum. Dengan memberikan kemampuan kepada kader Posyandu untuk melakukan pijat ibu nifas diharapkan dapat meningkatkan keterampilan serta kepedulian kader dalam mendukung kesehatan ibu dan anak serta keberhasilan pencapaian ASI eksklusif.
Copyrights © 2026