Latar belakang: Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah seseorang berada diatas 140. Hipertensi sering disebut sebagai silent killer, penyakit tidak menular tetapi dapat menyebabkan komplikasi yang mematikan jika tekanan darah pada pasien tidak terkontrol. Obat hipertensi dapat membantu mengontrol tekanan darah pasien jika diminum secara rutin atau sesuai anjuran. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi dengan menggunakan pendekatan crossectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja UPTD puskesmas Bojongsari dengan sampel sebanyak 92 responden. Teknik sampling menggunakan proportional startified random sampling. Instrumen pengukuran tekanan darah berupa sphynomanometer digital dan instrumen ketidakpatuhan menggunakan kuisioner medication adherence report scale (MARS-5). Analisis korelasi menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden dalam kategori tidak patuh minum obat sebanyak 74 orang (80,4%). Tekanan darah responden diklasifikasikan menjadi 3 jenis, yaitu : prehipertensi sebanyak 27 orang (29,3%), hipertensi tahap 1 sebanyak 30 orang (32,6%), hipertensi tahap 2 sebanyak 35 orang (38%). Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara ketidakpatuhan minum obat dengan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan p-value 0,000 (<0,05). Simpulan: Terdapat hubungan yang siginifikan antara ketidakpatuhan minum obat hipertensi dengan tekanan darah pada pasien hipertensi
Copyrights © 2026