Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi metode pengembangan dan teknologi yang paling banyak digunakan dalam sistem absensi digital berbasis Android serta mengevaluasi efektivitasnya terhadap efisiensi administrasi dan kedisiplinan siswa di sekolah menengah atas/ kejuruan Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 30 studi primer yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa metode Waterfall dan teknologi QR Code berbasis Android yang terintegrasi dengan notfikasi WhatsApp atau Telegram menjadi kombinasi yang paling dominan. Seluruh studi 100 % melaporkan peningkatan signifikan efisiensi administrasi melalui penghematan waktu hingga 80%, rekapitulasi otomatis, dan eliminasi human eror serta penggunaan kertas. Sebanyak 90% studi juga membuktikan peningkatan kedisiplinan siswa berkat pencegahan manipulasi absensi dan keterlibatan langsung orang tua melalui notfikasi real-time. Kesimpulan penelitian ini adalah sistem absensi berbasis QR Code Android dengan fitur notfikasi ke orang tua merupakan solusi paling optimal, murah, dan tekbukti efektif untuk konteks pendidikan menengah Atas/Kejuruan di Indonesia saat ini.
Copyrights © 2026