Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sales growth, capital intensity, dan family ownership terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya praktik tax avoidance serta adanya ketidakkonsistenan hasil penelitian terdahulu mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 39 perusahaan dengan total 156 observasi. Setelah dilakukan penyaringan data outlier, jumlah observasi yang digunakan dalam analisis menjadi 127. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 13. Berdasarkan hasil pemilihan model, model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial sales growth tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, capital intensity tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, dan family ownership berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur di bidang perpajakan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan, investor, dan pemerintah dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi praktik tax avoidance.
Copyrights © 2026