Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen, transfer pricing, komisaris independen, dan profitabilitas terhadap agresivitas pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder, populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2022-2025. Teknik purposive sampling digunakan sebagai teknik pengambilan sampel dengan menghasilkan data akhir sebanyak 168 data observasi. Analisis regresi data panel digunakan untuk analisis data dengan menggunakan software Eviews 13. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa variabel kebijakan dividen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap agresivitas pajak. Transfer pricing tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Komisaris independen tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap agresivitas pajak
Copyrights © 2026