Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate), dan arus modal asing terhadap return indeks saham sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode kuartal III 2024 hingga kuartal III 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F) dengan tingkat signifikansi sebesar 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga acuan Bank Indonesia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks saham sektor perbankan, sedangkan Perubahan nilai tukar rupiah tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Sementara itu, arus modal asing terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap return indeks saham perbankan. Secara simultan, perubahan nilai tukar, suku bunga acuan, dan arus modal asing berpengaruh signifikan terhadap indeks saham sektor perbankan di Indonesia. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan moneter dan dinamika aliran modal internasional memiliki peran penting dalam memengaruhi pergerakan indeks saham sektor perbankan di Indonesia
Copyrights © 2026