Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data diperoleh secara langsung selama pelaksanaan kegiatan di KADIN Kabupaten Bengkalis melalui pengamatan terhadap proses pendampingan legalitas usaha dan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa KADIN Kabupaten Bengkalis memiliki peran yang signifikan dalam membantu UMKM memperoleh legalitas usaha melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) menggunakan sistem Online Single Submission (OSS) serta pendampingan pengajuan sertifikat halal melalui aplikasi SIHALAL. Kepemilikan NIB dan sertifikat halal memberikan manfaat berupa meningkatnya kepercayaan konsumen, memperkuat citra usaha (personal branding), memperluas peluang pemasaran, serta membuka akses terhadap berbagai program pemberdayaan pemerintah. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti gangguan pada sistem OSS dan SIHALAL, keterbatasan jaringan internet, serta kesalahan penginputan data yang dapat menghambat proses penerbitan dokumen. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa KADIN Kabupaten Bengkalis berperan penting dalam meningkatkan daya saing UMKM melalui pendampingan legalitas usaha dan sertifikasi halal. Selain memberikan manfaat bagi pelaku UMKM, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam memahami proses pemberdayaan UMKM, pelayanan publik, serta implementasi teori manajemen bisnis syariah di dunia kerja
Copyrights © 2026