Peningkatan pembangunan infrastruktur mendorong naiknya produksi semen Portland, yang menyumbang 7-8% emisi CO₂ global, sementara limbah kaca di TPA Supit Urang, Kabupaten Malang mencapai 178820 ton/tahun dengan pengelolaan yang masih rendah. Penelitian ini menganalisis pengaruh substitusi serbuk kaca 0%, 5%, 7,5%, 10% dari berat semen dan kombinasinya dengan fly ash 20% terhadap kuat tekan dan modulus elastisitas beton, menggunakan benda uji silinder 15×30 cm pada umur 28 dan 56 hari. Hasil menunjukkan penambahan serbuk kaca meningkatkan kuat tekan dan modulus elastisitas pada umur 28 hari, tetapi menurunkannya pada umur 56 hari. Pada variasi tunggal, hasil optimum dicapai beton kontrol (SK0FA0) di umur 56 hari (26,13 MPa untuk kuat tekan dan 11280,291 MPa untuk modulus elastisitas). Pada kombinasi dengan fly ash, kuat tekan optimum dicapai SK10FA20 (28,03 MPa) pada 56 hari, sedangkan modulus elastisitas optimum dicapai SK0FA20 sebesar 12247,208 MPa. Serbuk kaca dan fly ash berpotensi meningkatkan kualitas beton bila digunakan dalam proporsi tepat, menjadikannya alternatif material konstruksi ramah lingkungan yang menjanjikan, meski dosisnya perlu dikontrol agar mutu beton tetap terjaga. Kata Kunci: kuat tekan, serbuk kaca, fly ash
Copyrights © 2026